pendidikan
berbicara mengenai Pendidikan, bahwa kita semua pasti mengetahui begitu pentingnya pendidikan bagi manusia. Dengan adanya pendidikan ini maka manusia atau seseorang dapat mempunyai pengetahuan, kemampuan, dan Sumber Daya Manusia yang tinggi. Hal-hal tersebut menjadi salah satu modal yang berharga yang dapat kita miliki untuk tetap hidup di zaman yang serba sulit ini.
Pendidikan, kemampuan, pengetahuan, dan
wawasan sangat dibutuhkan dalam memulai atau melamar suatu pekerjaan. Mulai
bangku Sekolah Dasar, pendidikan sudah kita dapatkan. Nah untuk mengetahui
lebih lanjut lagi mengenai pentingnya pendidikan bagi manusia di bawah ini
adalah ulasannya.
- pendidikan memberikan pemahaman mengenai suatu hal Perkembangan ilmu pengetahuan tentu harus dibarengi dengan pemahaman atas dasar ilmu itu sendiri. Misalnya saja ilmu biologi. Sekarang ini telah banyak riset-riset yang dilakukan berkenaan dengan perkembangan ilmu tersebut. Namun, apabila pemahaman dasar mengenai ilmu biologi tidak dikuasai, maka dapat dimungkinkan ada orang yang menyalahgunakan ilmu yang dimilikinya, misalnya saja dengan membuat senjata biologis memusnah massal.
- pendidikan penting sebagai bekal yang untuk masa depan anak dan bangsa. Globalisasi telah membuat persaingan menjadi lebih sengit. Anda tidak hanya bersaing dengan orang di negara Anda sendiri tetapi juga dengan orang di seluruh dunia. Setaip orang berlomba-lomba untuk menjadi pribadi yang unggul dibanding yang lain. Sehingga, Anda perlu memiliki nilai tambah atau kemampuan lebih yang unik agar dapat bersaing. Salah satu cara untuk memperoleh kemampuan tersebut adalah melalui pendidikan. Oleh karena itu, jangan sepelekan pendidikan karena pendidikan merupakan salah satu kunci agar dapat bertahan dan bersaing di era globalisasi.
Perlu
diingat kembali, bahwa pendidikan dimaksudkan sebagai mempersiapkan anak-anak
bangsa untuk menghadapi masa depan dan menjadikan bangsa ini bermartabat di
antara bangsa-bangsa lain di dunia. Masa depan yang selalu berkembang menuntut
pendidikan untuk selalu menyesuaikan diri dan menjadi lokomotif dari proses
demokratisasi dan pembangunan bangsa. Pendidikan membentuk masa depan bangsa.
Akan tetapi, pendidikan yang masih menjadi budak sistem politik masa kini telah
kehilangan jiwa dan kekuatan untuk memastikan reformasi bangsa sudah berjalan
sesuai dengan tujuan dan berada pada rel yang tepat. Dalam konteks globalisasi,
pendidikan di Indonesia perlu membiasakan anak-anak untuk memahami eksistensi
bangsa dalam kaitan dengan eksistensi bangsa-bangsa lain dan segala persoalan
dunia. Pendidikan nasional perlu mempertimbangkan bukan hanya {state building]
dan {nation building] melainkan juga {capacity building.] Birokrasi pendidikan
di tingkat nasional perlu fokus pada kebijakan yang strategis dan visioner
serta tidak terjebak untuk melakukan tindakan instrumental dan teknis seperti UAN/UNAS.
Dengan kebijakan otonomi daerah, setiap kabupaten perlu difasilitasi untuk
mengembangkan pendidikan berbasis masyarakat namun bermutu tinggi. Pendidikan
berbasis masyarakat ini diharapkan bisa menjadi lahan persemaian bagi anak-anak
dari berbagai latar belakang untuk mengenali berbagai persoalan dan sumber daya
dalam masyarakat serta terus mencari upaya-upaya untuk mengubah masyarakat
menjadi lebih baik.
Globalisasi
ekonomi dan era informasi mendorong industri menggunakan sumber daya manusia
lulusan perguruan tinggi yang kompeten dan memiliki jiwa kewirausahaan. Akan
tetapi tidak setiap lulusan perguruan tinggi memiliki jiwa kewirausahaan
seperti yang diinginkan oleh lapangan kerja tersebut. Kenyataan menunjukkan
bahwa hanya sebagian kecil lulusan perguruan tinggi yang memiliki jiwa
kewirausahaan. Di sisi lain, krisis ekonomi menyebabkan jumlah lapangan kerja
tidak tumbuh, dan bahkan berkurang karena bangkrut. Dalam kondisi seperti ini,
maka lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya mampu berperan sebagai
pencari kerja tetapi juga harus mampu berperan sebagai pencipta kerja. Keduanya
memerlukan jiwa kewirausahaan. Oleh karena itu, agar supaya perguruan tinggi
mampu memenuhi tuntutan tersebut, berbagai inovasi diperlukan diantaranya
adalah inovasi pembelajaran dalam membangun generasi technopreneurship di era
informasi sekarang ini. Ada suatu pendapat bahwa, saat ini sebagian besar
lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih lemah jiwa kewirausahaannya.
Sedangkan sebagian kecil yang telah memiliki jiwa kewirausahaan, umumnya karena
berasal dari keluarga pengusaha atau dagang. Dalam kenyataan menunjukkan bahwa
kewirausahaan adalah merupakan jiwa yang bisa dipelajari dan diajarkan.
Seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan umumnya memiliki potensi menjadi
pengusaha tetapi bukan jaminan menjadi pengusaha, dan pengusaha umumnya
memiliki jiwa kewirausahaan. Proses pembelajaran yang merupakan inkubator
bisnis berbasis teknologi ini dirancang sebagai usaha untuk mensinergikan teori
(20%) dan Praktek (80%) dari berbagai kompetensi bidang ilmu yang diperoleh
dalam bidang teknologi & industri. Inkubator bisnis ini dijadikan sebagai
pusat kegiatan pembelajaran dengan atmosfir bisnis yang kondusif serta didukung
oleh fasilitas laboratorium yang memadai.
Tujuan
implementasi inovasi dari kegiatan inkubator bisnis berbasis teknologi ini
adalah menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa sebagai peserta
didik. Sedangkan manfaat yang diperoleh bagi institusi adalah tercapainya misi
institusi dalam membangun generasi technopreneurship dan meningkatnya relevansi
antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Sedangkan manfaat bagi mitra
kerja adalah terjalinnya kerja sama bisnis dan edukasi. Kerjasama ini
dikembangkan dalam bentuk bisnis riil produk sejenis yang memiliki potensi
ekonomi pasar yang cukup tinggi.
Proses
globalisasi yang sedang terjadi saat ini, menuntut perubahan perekonomian
Indonesia dari resourced based ke knowledge based. Resource based yang
mengandalkan kekayaan dan keragaman sumber daya alam umumnya menghasilkan
komoditi dasar dengan nilai tambah yang kecil. Salah satu kunci penciptaan
knowledge based economy adalah adanya technology entrepreneurs atau disingkat
techno-preneur yang merintis bisnis baru dengan mengandalkan pada inovasi.
Hightech business merupakan contoh klasik bisnis yang dirintis oleh
technopreneurs.
Bisnis
teknologi dunia saat ini didominasi oleh sektor teknologi informasi,
bioteknologi dan material baru serta berbagai pengembangan usaha yang
berbasiskan inovasi teknologi. Bisnis teknologi dikembangkan dengan adanya
sinergi antara teknopreneur sebagai pengagas bisnis, Perguruan Tinggi dan
lembaga penelitian sebagai pusat inovasi teknologi baru, serta perusahaan modal
ventura yang memiliki kompetensi dalam pendanaan.
Jumlah
usaha kecil menengah berbasis teknologi (UKMT) di Indonesia berkembang dengan
pesat. Kecenderungan peningkatan ini lebih didorong oleh terbatasnya peluang
kerja di industri-industri besar karena pengaruh krisis ekonomi dan mulai
munculnya technopreneurship di kalangan lulusan pendidikan tinggi teknik.
Dalam
menghadapi era globalisasi, persaingan akan semakin ketat, sehingga sangat
dibutuhkan kebijakan-kebijakan dan aktivitas-aktivitas secara langsung yang
dapat meningkatkan daya saing UKMT di kemudian hari. Kesulitan dan hambatan
pada UKMT di Indonesia dalam mengembangkan usahanya adalah lemahnya jalur
pemasaran, dukungan teknologi dan terbatasnya permodalan. Terlebih lagi, bagi
pengusaha pemula, masalah ini akan terlihat lebih besar dan menjadi kendala
cukup besar dalam mengembangkan usahanya.
Sampai
saat ini belum banyak institusi pemerintah maupun swasta yang dapat memberikan
dukungan secara langsung untuk pengembangan UKMT khususnya bagi pengusaha
pemula. Sehingga sangat dibutuhkan suatu wadah yang dapat memberikan dukungan
langsung berupa fasilitas-fasilitas yang dapat membantu UKMT khususnya membantu
pengusaha pemula dalam melaksanakan dan mengembangkan usahanya.
Dalam
rangka turut serta membantu dan mendukung secara langsung kegiatan UKMT
khususnya kegiatan pengusaha pemula, maka dipandang sangat perlu untuk dapat
membangun suatu wadah yang memiliki fasilitas yang dapat mendukung secara
langsung kegiatan operasional, promosi, pemasaran, konsultasi teknologi
produksi, investasi dan permodalan. Dengan adanya fasilitas-fasilitas tersebut,
diharapkan UKMT khususnya pengusaha pemula di Indonesia dapat mengembangkan
usahanya lebih cepat dan terarah.
Menatap
masa depan berarti mempersiapkan generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap
pembelajaran dan merupakan terapi kesehatan jiwa bagi anak bangsa, semoga
munculnya generasi technopreneurship dapat memberikan solusi atas permasalahan
jumlah pengangguran intelektual yang ada saat ini. Selain itu juga bisa menjadi
arena untuk meningkatkan kualitas SDM dalam penguasaan IPTEK, sehingga kita
bisa mempersiapkan tenaga handal ditengah kompetisi global. mulailah dari diri
sendiri untuk berbuat sesuatu guna menciptakan pendidikan kita bisa lebih baik
dan berkualitas, karena ini akan menyangkut masa depan anak-anak kita dan juga
Bangsa Indonesia.
sumber
: http://dbagus.com/pentingnya-pendidikan-bagi-manusia
http://www.duniapelajar.com/2014/08/18/pentingnya-pendidikan-di-era-globalisasi/
http://hermaherma3.blogspot.co.id/2012/12/peran-pendidikan-di-era-globalisasi.html
pendidikan ?
BalasHapuscecep kunaon
BalasHapustambah lagi artikelnya sob,,oK
BalasHapusbagusdankreatif blognya
BalasHapus